www.pa-tanjungredeb.go.id

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Home

Suwardi Mengucapkan Sumpah Jabatan Sebagai Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Di Hadapan Presiden

Surel Cetak PDF

Jakarta-Humas, H. Suwardi, S.H., M.H. mengucapkan sumpah jabatan sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3) siang.
Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat diawali dengan iringan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, pembacaan Keputusan Presiden Nomor 2/P Tahun 2014 tentang Pengangkatan H. Suwardi, S.H., M.H sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial oleh Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Dr. Cecep Sutiawan.

Acara pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sumpah yang dilakukan oleh H. Suwardi, S.H., M.H. dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Presiden. Acara pelantikan Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial diakhiri dengan iringan lagu Indonesia Raya.
H. Suwardi, S.H., M.H. dilantik sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial menggantikan posisi Hakim Agung Dr. H. Ahmad Kamil, SH., M.Hum. berdasarkan hasil pemilihan yang diselenggarakan secara langsung oleh MA pada 21 Januari 2014 lalu dengan meraih 28 suara. Proses pemilihan Wakil Ketua MA Bidang Yudisial diikuti oleh para Hakim Agung yang aktif, dan dilakukan secara terbuka dengan mekanisme pengambilan suara terbanyak atau voting.
Hadir dalam acara pelantikan Wakil Ketua MA itu antara lain Wakil Presiden Boediono, Ketua BPK Hadi Poernomo, Menteri Koordinator Polhukam Djoko Suyanto, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Hukum dan Ham Amir Samsudin, Menteri Luar Negeri Marthy Natalegawa, Jaksa Agung Basrif Arief, dan Jajaran Perwira Tinggi TNI.
Setelah seluruh prosesi pelantikan selesai, hadirin menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial. Ucapan Selamat diawali Presiden, Wakil Presiden, Para Pimpinan Lembaga, Menko PolHukam dan Para Menteri serta undangan lainnya. (ds/rs)

 

 

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 11 April 2014 15:30  

Pengadilan Agama Kal-Tim

Featured Links:
Pengadilan Tinggi Agama Samarinda
Jln.MT. Haryono No. 24 Samarinda. Telp.0541-733337, Fax 0541-746702
Pengadilan Agama Samarinda
Jln. Ir. H. Juanda No. 64, Samarinda. Telp 0541-742018 / 7773747
Pengadilan Agama Balikpapan
Jln. Kol. H. Syarifuddin Yoes 76114 Balikpapan. Telp 0542-7219469
Pengadilan Agama Tenggarong
Jln. Pesut No. 14 Kel. Timbau.
Pengadilan Agama Bontang
Jln. Awang Long No.69 Bontang 75311 Telp/Fax. 0548-5108672 / 0548-23001
Pengadilan Agama Sangatta
Jln. Prof. Dr. H. Baharuddin Lopa, SH No.1 Sangatta Telp. 0549-25767-25657
Pengadilan Agama Tarakan
Jln. Sei Sesayap No.1 Tarakan. Telp. 0551-21003
Pengadilan Agama Tanah Grogot
Jln. Ibrahim Khiluddin No. 5 Tanah Grogot Telp. 0543-21031
Pengadilan Agama Tanjung Selor
Jln. Sengkawit No.5 Kab.Bulungan Telp. 0552-21178
Pengadilan Agama Nunukan
Jln. Tanjung No.1 Nunukan. Telp. 0556-23939

Jadwal Shalat Tjg. Redeb


jadwal-sholat

kalender hijriah

Masehi HijriyahPerhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah


Newsflash

Jakarta l Badilag.net

Lingkungan peradilan agama mengalami defisit hakim tingkat pertama. Di 359 pengadilan agama/mahkamah syar’iyah, idealnya terdapat 5539 hakim, namun jumlah yang ada saat ini hanya 3078 hakim. Dengan demikian, dibutuhkan tambahan 2461 hakim.

Data tersebut berasal dari Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Ditjen Badilag dan dihimpun dengan menggunakan SIMPEG.

Saat ini, 359 pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan agama terdiri dari 56 PA Kelas IA, 100 PA Kelas IB dan 203 PA Kelas II. PA adalah versi singkat dari pengadilan agama/mahkamah syar’iyah.

Berdasarkan perhitungan beban kerja yang dilakukan DitbinGanis, idealnya di setiap PA kelas IA terdapat 25 hakim, di PA Kelas IB terdapat 15 hakim dan di PA Kelas II terdapat 13 hakim.